Follow detikFinance
Kamis 16 Mar 2017, 20:22 WIB

Bunga Kredit Perbankan Bakal Sulit Turun Lagi

Ardan Adhi Chandra - detikFinance
Bunga Kredit Perbankan Bakal Sulit Turun Lagi Foto: Ilustrasi oleh Mindra Purnomo
Jakarta - Dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) diputuskan untuk menahan suku bunga acuan BI atau BI 7 Days Reverse Repo Rate sebesar 4,75%. Ini merupakan ke sekian kalinya BI menahan suku bunga acuannya dalam beberapa bulan terakhir.

Dengan ditahannya suku bunga acuan BI di level 4,75%, penurunan suku bunga kredit belum banyak dirasakan. Masih lambatnya penurunan suku bunga kredit disebabkan karena masih terjadinya efisiensi di perbankan karena melonjaknya kredit bermasalah atau Non Performing Loan (NPL) tahun terakhir.

"Konsolidasi, keengganan perbankan ekspansi lending atau kedua suku bunganya sendiri itu jadi agak sedikit terhambat turun karena perbankan menanggung NPL, provisi, dan lainnya," tutur Asisten Gubernur Kepala Departemen Ekonomi dan Moneter Dody Budi Waluyo dalam jumpa pers di Gedung Thamrin BI, Jakarta Pusat, Kamis (16/3/2017).

Dengan cepat selesainya konsolidasi di bank, BI berharap penurunan suku bunga kredit bisa dirasakan secepatnya. Namun, BI tidak dapat memprediksi dengan pasti kapan proses konsolidasi perbankan selesai.

Di sisi lain, dengan pelonggaran kebijakan yang sudah dilakukan BI melalui kebijakan moneter dan makroprudensial, suku bunga deposito tercatat turun 128 basis poin (bps) yoy dan suku bunga kredit 80 bps yoy.

Dilihat dari jenis kreditnya, suku bunga kredit modal kerja mengalami penurunan terbesar (112 bps) yoy, disusul suku bunga kredit investasi (95 bps) yoy dan suku bunga kredit konsumsi (30 bps) yoy.

Pertumbuhan kredit Januari 2017 tercatat sebesar 8,3% (yoy), lebih tinggi dari bulan sebelumnya sebesar 7,9% (yoy). Pertumbuhan kredit masih terbatas karena terus berlanjutnya konsolidasi yang dilakukan korporasi dan masih terbatasnya permintaan kredit. Selanjutnya, pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) pada Januari 2017 tercatat sebesar 10,0% (yoy), lebih tinggi dibandingkan dengan bulan sebelumnya sebesar 9,6% (yoy).

"Pelonggaran kebijakan moneter dan makroprudensial berhasil menurunkan suku bunga 128 basis poin deposito dan suku bunga kredit 80 basis poin," tutup Dody. (mkj/mkj)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed