Pemerintah akan Lepas 5,22% Sahamnya di Bank Niaga
Selasa, 19 Apr 2005 18:45 WIB
Jakarta - Pemerintah merencanakan melepas kepemilikan sahamnya di Bank Niaga sebesar 5,22 persen guna menambal defisit anggaran. Rencananya pelepasan saham ini akan dilakukan Rabu (20/4/2005) besok melalui market placement."Kita akan menjual 5,22 persen saham Bank Niaga melalui market placement," kata Direktur Utama PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA) Muhammad Syahrial seperti dilansir Reuters, Selasa (19/4/2005).Ditambahkannya bahwa perdagangan saham Bank Niaga di Bursa Efek Jakarta (BEJ) akan mulai dihentikan sementara (suspen) Rabu besok.Syahrial juga mengaku yakin penjualan saham Bank Niaga ini akan memperoleh harga yang baik di atas harga pasar. Menurutnya dengan harga pasar saat ini maka setidaknya pemerintah akan mendapatkan dana Rp 210 miliar.Adapun pemegang saham pengendali di Bank Niaga saat ini adalah Malaysia's Commerce Asset Holding Bhd. Harga saham Bank Niaga pada perdagangan Selasa (19/4/2005) ditutup turun 2 persen pada harga Rp 510 per saham setelah sebelumnya sempat alami kenaikan 0,24 persen.Pemerintah Indonesia pada tahun anggaran 2005 ini menargetkan defisit anggaran 0,7 persen atau lebih rendah dari realisasi defisit tahun 2004 yang sebesar 1,4 persen. Salah satu jalan menutup defisit itu adalah dengan penjualan aset di PPA. Namun beberapa waktu lalu pemerintah gagal menjual sisa sahamnya di Bank BCA.
(san/)











































