Cadangan Devisa RI Kembali Turun US$ 115,8 Juta
Rabu, 20 Apr 2005 09:24 WIB
Jakarta - Posisi cadangan devisa pada minggu kedua bulan April 2005 sebesar US$ 35,96 miliar atau turun US$ 115,80 juta dari posisi minggu sebelumnya. Penurunan tersebut terutama disebabkan oleh pembayaran utang luar negeri.Sementara untuk posisi uang primer pada tanggal 15 April 2005, berdasarkan dari siaran pers BI, Rabu (20/4/2005), tercatat sebesar Rp 180,10 triliun atau turun sebesar Rp 1,60 triliun dari posisi tanggal 7 April 2005. Hal tersebut disebabkan faktor musiman, terutama menurunnya uang kertas dan uang logam yang diedarkan.Tagihan bersih kepada Pemerintah turun sebesar Rp 2,85 triliun sehingga mencapai Rp 182,80 triliun yang terutama berasal antara lain dari pembayaran utang, pembayaran kupon obligasi pemerintah dan pembayaran subsidi BBM. Kredit Likuiditas Bank Indonesia relatif tidak mengalami perubahan. Sedangkan Operasi Pasar Terbuka (OPT) secara netto memberikan pengaruh ekspansi sebesar Rp 2,05 triliun. Dengan perkembangan di atas, NDA (Net Domestic Asset) dalam minggu ini memberikan pengaruh kontraksi sebesar Rp 1,10 triliun sehingga mencapai Rp 6,87 triliun.
(qom/)











































