BEJ Suspen Saham Bank Niaga
Rabu, 20 Apr 2005 10:42 WIB
Jakarta - Bursa Efek Jakarta terhitung mulai sesi I perdagangan Rabu (20/4/2005) menghentikan sementara perdagangan saham Bank Niaga terkait rencana pemerintah Indonesia untuk melepas 5,22 persen sahamnya di Bank Niaga.Pemerintah sendiri mulai melakukan pembentukan harga atau book building sejak Selasa (19/4/2005) pukul 17.00 hingga Rabu (20/4/2005) pukul 12.00 WIB. Pada perdagangannya kemarin, saham Bank Niaga ditutup di level Rp 510. Sementara harga tertinggi Bank Niaga dicapai pada 22 Maret 2005 lalu pada harga Rp 560. Dalam pelepasan kepemilikannya di Bank Niaga, pemerintah telah menunjuk penasehat keuangan yakni UBS dan Danareksa. Dan dari pelepasan saham kali ini, pemerintah berharap bisa meraup dana hingga Rp 210 miliar. Pemerintah berencana melepas kepemilikannya di sejumlah bank guna menutup defisit anggaran pada tahuh ini yang ditargetkan sebesar 0,7 persen. Saat ini mayoritas saham Bank Niaga dikuasai oleh Commerce Asset Holding Berhard, yang merupakan lembaga keuangan terbesar kedua di malaysia. Bank Niaga merupakan bank umum nasional terbesar ke delapan dengan jumlah aktiva sebesar Rp 30,8 triliun dan pada tahun 2004 mencatat laba Rp 66 miliar.
(qom/)











































