Follow detikFinance
Jumat 24 Mar 2017, 14:24 WIB

Darmin Minta Gubernur Sumbar Petakan Sawah Pakai Google Maps

Danang Sugianto - detikFinance
Darmin Minta Gubernur Sumbar Petakan Sawah Pakai Google Maps Foto: Danang Sugianto/detikFinance
Lima Puluh Kota - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah memilih Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat (Sumbar) untuk meluncurkan program Akselarasi, Sinergi dan Inklusi (Aksi) Pangan. Kabupaten ini dipilih lantaran dianggap sudah berhasil menerapkan pembiayaan rantai nilai di sektor pangan.

Namun menurut Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution sektor pertanian di Sumbar masih terdapat kendala. Wilayah pertanian di Sumbar masih terpencar-pencar.

"Saya sering ke Sumbar, kampung saya di Mandailing jadi pasti lewat sini saya hafal. Saya lihat di sepanjang jalan ada sawah-sawah tapi paling besar 50 hektar (ha) tidak ada yang sampai 1.000 ha," tuturnya dalam acara peluncuran Aksi Pangan di Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumbar, Jumat (24/3/2017).

Menurut Darmin, jika sawah-sawah terpencar maka sulit untuk dibangun irigasi lantaran tidak efisien. Dia mengatakan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) pun lebih mementingkan membangun irigasi jika ada luas sawah di sekitarnya mencapai 3.000 ha.

"Kalau kecil-kecil begitu saya yakin pengairannya tadah hujan, bukan irigasi," imbuhnya.

Oleh karena itu dirinya meminta kepada Gubernur Sumbar untuk melakukan pemetaan terlebih dahulu mana-mana saja wilayah yang menjadi sentra persawahan. Untuk memetakan persawahan tersebut menurut Darmin tak perlu repot-repot bisa menggunakan Google Maps.

"Oleh karena itu Pak Gubernur mulai saja buka peta digital, buka saja pakai Google. Petakan sawahnya di mana saja, irigasinya adanya di mana? saya yakin di Sumbar tidak banyak. Karena sawahnya terpencar-pencar kecil-kecil. Supaya terlihat jelas," tandasnya. (ang/ang)


Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed