Hal ini disampaikan oleh Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Mirza Adityaswara di Kantor Pusat BI, Jakarta, Jumat (24/3/2017).
"Bagi kami sih kan sekarang Rp 13.300/US$ sekian cukup baik. Indonesia yang tidak terlalu kuat juga tidak terlalu lemah ya masih sedikit undervalue. Jadi kami comfortable," paparnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sekarang ini bahkan di bawah 3%. Itu menunjukkan situasi baik, stabil, persepsi terhadap Indonesia juga positif. Tapi kita tidak boleh cepat puas diri, karena pekerjaan masih banyak," jelas Mirza.
Ekonomi Indonesia harus tetap tumbuh lebih tinggi. Inflasi harus dijaga pada level yang baik, begitu juga dengan defisit transaksi berjalan (currenct account deficit/CAD).
"Ada tantangan jaga inflasi tidak lebih dari 4%. Meski Pemerintah naikan administer prices yang diperlukan dalam rangka efisiensi anggaran untuk pengalihan subsidi untuk hal produktif dibutuhkan tapi dampak ke inflasi. Jadi kami harus atasi inflasi lain yaitu volatile food itu harus kerja bareng Pemerintah pusat dan Pemda," pungkasnya (mkj/mkj)











































