Punya Banyak Umat Muslim, RI Masih Minim Manfaatkan Keuangan Syariah

Punya Banyak Umat Muslim, RI Masih Minim Manfaatkan Keuangan Syariah

Eko Sudjarwo - detikFinance
Senin, 27 Mar 2017 15:47 WIB
Punya Banyak Umat Muslim, RI Masih Minim Manfaatkan Keuangan Syariah
Foto: Maikel Jefriando
Lamongan - Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan mayoritas penduduk muslim terbesar di Indonesia. Namun, penetrasi pasar keuangan syariah di Jawa Timur sampai dengan bulan Januari 2017 belum dapat menembus angka 5%.

Demikian disampaikan Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 4 Jawa Timur, Sukamto dalam acara Diseminasi Buku Khotbah Bisnis/Keuangan Syariah di Pendopo Lokatantra Kabupaten Lamongan, Senin (27/3/2017).

Sukamto menyebutkan bahwa share aset perbankan syariah di Jawa Timur saat ini sebesar 4,7% dan itu tercatat lebih rendah dibandingkan share perbankan syariah nasional yang mencapai sebesar 5,2%.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"OJK menargetkan market share keuangan syariah di Jawa Timur dapat menembus angka 5% sehingga Jawa Timur dapat menjadi barometer keuangan syariah nasional," jelas Sukamto.

Punya Banyak Umat Muslim, RI Masih Minim Manfaatkan Keuangan SyariahFoto: Eko Sudjarwo

Oleh karena itu, masih menurut Sukamto, OJK Kantor Regional 4 Jawa Timur memiliki program peningkatan akses keuangan syariah, yang salah satunya melalui peningkatan pengetahuan masyarakat terhadap ekonomi dan keuangan syariah.

Program tersebut, menurut dia, diwujudkan dengan menggagas Buku Kumpulan Khotbah Bisnis dan Keuangan Syariah bersama MUI Provinsi Jawa Timur dan Asosiasi Dewan Pengawas Syariah Indonesia (ADPASI) Wilayah IV Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara.

"Buku ini berisikan 52 materi khotbah Jumat, yang diharapkan dapat menjadi referensi bagi para da'i dan muballigh dalam mengenalkan konsep bisnis dan keuangan syariah," terangnya.

Di sela-sela acara yang dihadiri oleh kurang lebih 250 peserta itu, juga dilakukan pelantikan Pimpinan Daerah Dewan Masjid Indonesia Kabupaten Lamongan Masa Bhakti 2016-2021, dengan KH Abdussalam sebagai ketuanya.

Bupati Lamongan, Fadeli usai pelantikan dan diseminasi buku mengapresisasi kegiatan tersebut. Dia berharap kegiatan diseminasi buku keuangan syariah yang merupakan kerja bareng OJK dengan DMI harus diperbanyak.

"Saya mengapresiasi kegiatan seperti ini, dan jika nanti diperbanyak saya akan memfasilitasinya," ungkap Fadeli. (ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads