Demikian disampaikan Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 4 Jawa Timur, Sukamto dalam acara Diseminasi Buku Khotbah Bisnis/Keuangan Syariah di Pendopo Lokatantra Kabupaten Lamongan, Senin (27/3/2017).
Sukamto menyebutkan bahwa share aset perbankan syariah di Jawa Timur saat ini sebesar 4,7% dan itu tercatat lebih rendah dibandingkan share perbankan syariah nasional yang mencapai sebesar 5,2%.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: Eko Sudjarwo |
Oleh karena itu, masih menurut Sukamto, OJK Kantor Regional 4 Jawa Timur memiliki program peningkatan akses keuangan syariah, yang salah satunya melalui peningkatan pengetahuan masyarakat terhadap ekonomi dan keuangan syariah.
Program tersebut, menurut dia, diwujudkan dengan menggagas Buku Kumpulan Khotbah Bisnis dan Keuangan Syariah bersama MUI Provinsi Jawa Timur dan Asosiasi Dewan Pengawas Syariah Indonesia (ADPASI) Wilayah IV Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara.
"Buku ini berisikan 52 materi khotbah Jumat, yang diharapkan dapat menjadi referensi bagi para da'i dan muballigh dalam mengenalkan konsep bisnis dan keuangan syariah," terangnya.
Di sela-sela acara yang dihadiri oleh kurang lebih 250 peserta itu, juga dilakukan pelantikan Pimpinan Daerah Dewan Masjid Indonesia Kabupaten Lamongan Masa Bhakti 2016-2021, dengan KH Abdussalam sebagai ketuanya.
Bupati Lamongan, Fadeli usai pelantikan dan diseminasi buku mengapresisasi kegiatan tersebut. Dia berharap kegiatan diseminasi buku keuangan syariah yang merupakan kerja bareng OJK dengan DMI harus diperbanyak.
"Saya mengapresiasi kegiatan seperti ini, dan jika nanti diperbanyak saya akan memfasilitasinya," ungkap Fadeli. (ang/ang)












































Foto: Eko Sudjarwo