Surat Utang Syariah RI Diburu Investor Timur Tengah Hingga Eropa

Surat Utang Syariah RI Diburu Investor Timur Tengah Hingga Eropa

Eduardo Simorangkir - detikFinance
Kamis, 30 Mar 2017 16:14 WIB
Surat Utang Syariah RI Diburu Investor Timur Tengah Hingga Eropa
Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Pemerintah kembali menerbitkan sukuk global di pasar internasional sebesar US$ 3 miliar atau sekitar Rp 40 triliun yang terdiri dari US$ 1 miliar untuk tenor 5 tahun dan US$ 2 miliar untuk tenor 10 tahun.

Dirjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan, Robert Pakpahan mengatakan, penerbitan sukuk global Indonesia yang ke delapan kalinya sejak 2009 ini berhasil menarik minat dari berbagai kelompok investor domestik dan internasional. Bahkan penawaran investor sangat membludak mencapai US$ 10,8 miliar.

"Distribusi investornya, by geografi, untuk yang tenor lima tahun itu yang paling besar adalah Asia sebesar 28%, exclude Indonesia dan Malaysia. Jadi itu misalnya Singapura, Hong Kong, Thailand. Kemudian yang kedua adalah middle east dan Islamic Asia seperti Malaysia sebesar 27%. Lalu 21% itu US, 14% Europe dan Indonesia 10%," katanya dalam jumpa pers di Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (30/3/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sedangkan distribusi investor berdasarkan wilayah untuk sukuk global tenor 10 tahun adalah 29% investor Islamic (termasuk Timur Tengah dan Malaysia), 29% investor Amerika Serikat, 23% investor wilayah Asia (selain Indonesia dan Malaysia), 10% investor Indonesia, dan 9% investor Eropa.

Adapun roadshow untuk mencari investor telah dilakukan ke beberapa kota pusat keuangan syariah di kawasan Asia, Eropa dan Timur Tengah. Transaksi ini mendapat respon yang sangat baik dari para investor global dan menghasilkan jumlah penawaran lebih dari US$ 10,84 miliar.

"Kita sudah delapan kali hadir di pasar sukuk global. Ini juga diapresiasi investor. Kehadiran kita menyemarakkan pasar US global sukuk di dunia," pungkasnya. (mkj/mkj)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads