Acara ini juga bekerja sama dengan Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN) dan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia.
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Eksekutif Indonesia Eximbank Susiwijono Moegiarso mengatakan, acara tersebut merupakan bagian dari salah satu program kerja Indonesia Eximbank 2017 untuk mendorong pelaku UKM mampu bersaing di kancah internasional.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: Danang Sugianto/detikFinance |
"Indonesia timur terutama Sulawesi Selatan (Sulsel) potensinya masih sangat besar untuk pasar ekspor makanya kita dorong," tuturnya di Makassar, Sulsel, Kamis (5/4/2017).
Susiwijono menjelaskan, kinerja ekspor di kawasan timur Indonesia pada 2016 mencapai Rp 84,6 triliun. Angka itu tumbuh 16,48% dari tahun sebelumnya sebesar Rp 66,2 triliun. Kinerja ekspor itu juga menyumbang pertumbuhan ekonomi di kawasan Indonesia timur dari 5,02% menjadi 7,2% di 2016.
"UKME sektor paling banyak itu di sini memang perikanan, tripang, pasar ekspornya sangat besar," imbuhnya.
Total pembiayaan UKME Indonesia Eximbank di 2016 mencapai Rp 10,5 triliun atau tumbuh 44,54%. Sementara untuk Kantor Wilayah Makassar penyediaan UKME mencapai Rp 1 triliun atau 61% dari porsi pembiayaan Indonesia Eximbank di kawasan Timur Indonesia.
Foto: Danang Sugianto/detikFinance |
Acara Business Gathering ini dihadiri lebih dari 250 pelaku usaha, 50 pelaku usaha diantaranya mengikuti coaching clinic. Narasumber yang hadir diantaranya Wakil Ketua KEIN Arif Budimanta, Wakil Ketua Umum Kadin Bidang UKM Erik Hidayat. Sementara Konsultan dan Praktisi Eksportir Bagus A. Lesmana yang akan mengisi coaching clinic. (ang/ang)












































Foto: Danang Sugianto/detikFinance
Foto: Danang Sugianto/detikFinance