Follow detikFinance
Jumat 21 Apr 2017, 13:20 WIB

Jumlah Perempuan yang Pakai Produk Keuangan Masih Rendah, Ini Sebabnya

Fadhly F Rachman - detikFinance
Jumlah Perempuan yang Pakai Produk Keuangan Masih Rendah, Ini Sebabnya Foto: Grandyos Zafna
Jakarta - Indeks inklusi keuangan atau penggunaan produk dan jasa dari lembaga keuangan pada kaum perempuan di Indonesia baru 66,09%. Jumlah tersebut masih lebih rendah dari indeks inklusi pria yang mencapai 69,5%.

Demikian diungkapkan Deputi Komisioner Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK, Kusumaningtuti S Soetiono, dalam acara 'Kartini Expo Yuk Nabung Saham' di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (21/4/2017).

Soetiono mengatakan, rendahnya penggunaan produk dan jasa keuangan bagi kaum perempuan, dikarenakan tingkat literasi keuangan juga lebih rendah dibanding pria. Literasi keuangan sendiri merupakan pemahaman masyarakat atas produk dan jasa yang ditawarkan lembaga keuangan.

"Persentasi antara perempuan dan laki laki tidak besar gap-nya juga literasinya, walaupun laki-laki lebih tinggi baik literasi dan inklusinya," katanya di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (21/4/2017).

Tingkat literasi keuangan kaum perempuan baru berkisar 25%, jumlah tersebut masih lebih rendah dibanding kaum pria dalam hal pemahaman di bidang keuangan, yang mencapai 33% pada akhir tahun 2016.

Walaupun lebih rendah, namun potensi untuk meningkatkan minat pada perempuan di sektor keuangan masih sangat terbuka lebar. Karena menurutnya, perempuan merupakan kaum yang pandai dalam menata masalah keuangan.

"Perempuan itu mandiri dalam melakukan penerimaan dan pengeluaran bagaimana menata keuangan diri sendiri maupun keluarganya, jadi ini merupakan suatu modal kemampuan untuk memiliki literasi yang tinggi itu modal untuk bisa mencapai kemandirian, sebab sangat mustahil bila tanpa mandiri finansial," terangnya.

Pada perayaan hari Kartini ini, kata Soetiono, kesempatan bagi kaum perempuan sangat terbuka lebar untuk meningkatkan ilmu pengetahuannya, baik secara umum mau pun pengetahuan di sektor keuangan.

"Jadi ini suatu kesempatan yang luar biasa setiap tahun, momentum hari lahir Ibu Kartini ini digunakan untuk mewujudkan cita-citanya agar perempuan Indonesia cerdas dan mandiri," tuturnya. (dna/dna)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed