Dalam peresmian Pasar Klewer oleh Presiden Joko Widodo, Jumat (21/4/2017), Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, menyerahkan secara simbolis kartu BPJS Ketenagakerjaan kepada pedagang.
Wali Kota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo, mengatakan keikutsertaan pedagang dalam BPJS Ketenagakerjaan penting. Diharapkan pedagang dapat lebih merasa terjamin saat melaksanakan pekerjaannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Agus Susanto, mengapresiasi langkah pemkot. Tidak hanya pemilik kios, karyawan pun harus diikutsertakan dalam program itu.
Dari empat program, pedagang Pasar Klewer minimal wajib mengikuti dua program, yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKm). Sedangkan program Jaminan Hari Tua dan Jaminan Pensiun tidak wajib.
BPJS Ketenagakerjaan bekerja sama dengan Bank Tabungan Negara (BTN) dalam menyediakan kartu pembayaran iuran BPJS Ketenagakerjaan. Satu kartu dapat digunakan sekaligus untuk pembayaran e-retribusi.
"Pemkot Surakarta merupakan kota pertama dalam melakukan inovasi pembayaran retribusi yang terintegrasi dengan pembayaran iuran BPJS Ketenagakerjaan dalam satu kartu. Ini dapat ditiru daerah lain," terang Agus.
"Kami sangat berharap dukungan penuh Bapak Presiden Jokowi untuk implementasi jaminan sosial ketenagakerjaan di seluruh Indonesia," pungkas Agus. (hns/hns)











































