Dukung UMKM, BRI Kucurkan Kredit Rp 653,1 T

Dukung UMKM, BRI Kucurkan Kredit Rp 653,1 T

Niken Widya Yunita - detikFinance
Kamis, 04 Mei 2017 16:34 WIB
Dukung UMKM, BRI Kucurkan Kredit Rp 653,1 T
Foto: Dok. BRI
Semarang - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI fokus terhadap sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Bahkan hingga akhir Maret 2017 kredit yang disalurkan Rp 653,1 triliun.

Dalam keterangan tertulis dari BRI, Kamis (4/5/2017), penyaluran kredit tersebut naik 16,4 persen dibandingkan dengan penyaluran kredit di akhir Maret 2016 Rp 561,1 triliun. Kenaikan penyaluran kredit ini terutama didorong oleh penyaluran kredit di sektor UMKM.

BRI telah menyalurkan kredit Rp 471 triliun atau 72,1 persen dari keseluruhan portofolio kredit BRI. Dari penyaluran tersebut, kredit mikro masih memegang porsi terbesar dari seluruh segmen kredit BRI, yakni 33 persen atau Rp 216,1 triliun dari seluruh kredit yang disalurkan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain mengucurkan kredit, terobosan baru BRI untuk lebih menggeliatkan potensi UMKM terutama di daerah yakni dengan roadshow parade UMKM di beberapa kota di Indonesia. Parade ini menggelar banyak kegiatan yang dapat dimanfaatkan baik oleh pelaku UMKM maupun pengunjung antara lain coaching clinic UMKM, bazaar UMKM, serta edukasi yang dibungkus dengan entertainment.

Parade UMKM pertama digelar di Semarang pada (5/5/2017) besok. Rencananya, parade akan berlangsung selama 3 bulan hingga Juli 2017 dan puncak roadshow akan dilakukan di Jakarta.

Tujuan diselenggarakannya parade UMKM ini yakni untuk meningkatkan kapasitas melalui pelatihan dan pendampingan kepada pelaku UMKM. Peningkatan kapasitas pelaku UMKM di acara ini melalui penetrasi digital/e-commerce dan kesempatan untuk berkonsultasi dalam pengembangan bisnis.

Melalui acara ini pula, BRI ingin semakin mempererat hubungan dengan pelaku UMKM, masyarakat serta stakeholder lainnya di daerah. Event ini juga bisa menjadi sarana promosi yang efektif bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan produknya, baik dalam skala nasional maupun internasional.

Mengutip data dari profil bisnis UMKM oleh Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) dan BI 2015, UMKM mempunyai tingkat penyerapan tenaga kerja sekitar 97% dari seluruh tenaga kerja nasional dan berkontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) sekitar 57%. Namun pada 2014, dari 56,4 juta UMKM yang ada di Indonesia baru 30% yang mampu mendapatkan akses pembiayaan.

Dari persentase tersebut, 76,1% mendapatkan kredit dari bank dan 23,9% mengakses dari lembaga non bank. Dengan kata lain, hampir 60%-70% UMKM belum mempunyai akses pembiayaan melalui bank.

BRI yang fokus terhadap sektor UMKM, melihat UMKM masih memiliki potensi yang sangat besar untuk tumbuh dan berkembang di Indonesia. Selain memberikan akses perbankan yang terintegrasi, BRI juga telah banyak melakukan berbagai hal yang berkaitan dengan pemberdayaan UMKM antara lain pembangunan rumah kreatif BUMN, digitalisasi UMKM melalui e-pasar serta pemberian sejuta domain gratis bagi UMKM. (nwy/hns)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads