Follow detikFinance
Minggu 14 May 2017, 15:01 WIB

Siapkan Pensiun Sejak Dini Agar Tak Repot di Hari Tua

Citra Fitri Mardiana - detikFinance
Siapkan Pensiun Sejak Dini Agar Tak Repot di Hari Tua Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Masih banyak masyarakat Indonesia yang hingga saat ini belum menyadari pentingnya Jaminan Pensiun untuk bekal masa depan.

Dalam memperingati Hari Pensiun Nasional yang jatuh pada 20 April lalu, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan mulai memberikan edukasi bagi masyarakat yang belum terlindungi dalam program jaminan pensiun.

Apa saja yang sekiranya diperoleh pekerja setelah tercatat sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan program jaminan pensiun?

Direktur Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan, M Krishna Syarif menjelaskan, peserta akan memperoleh manfaat pensiun di hari tua berupa uang tunai bulanan, setelah peserta program jaminan pensiun telah berhasil menyelesaikan masa iuran selama 15 tahun atau 180 bulan.

Pemberian uang tunai bulanan juga bisa dirasakan para peserta BPJS yang menderita cacat akibat kecelakaan kerja hingga mengakibatkan cacat total atau penyakit permanen. Uang tunai bulanan nantinya akan diterima peserta hingga meninggal dunia atau dinyatakan mampu bekerja kembali.

Disamping itu, uang tunai bulanan juga bisa diterima para ahli waris yang telah menjadi janda atau duda, serta anak-anak atau bahkan orang tuanya, lantaran peserta jaminan pensiun meninggal dunia.

Bagi ahli waris, suami atau istri akan menerima hak pembayaran uang tunai setiap bulan hingga meninggal dunia. Sementara untuk anak yang menjadi ahli waris akan menerima uang tunai sampai berusia 23 tahun. Sedangkan bagi peserta berstatus lajang, ahli waris akan jatuh kepada orang tuanya.

"Saya harapkan supaya awareness masyarakat lebih mengetahui manfaat jaminan pensiun. Jadi bisa mempersiapkan diri untuk masa depan terhadap program pensiun maupun memahami bagaimana manfaat program pensiun," ungkapnya.

Krishna menuturkan, hingga April 2017 lalu, BPJS Ketenagakerjaan mencatat, peserta yang telah mengikuti program Jaminan Pensiun telah mencapai sebanyak 13 juta pekerja. Padahal jumlah pekerja di Indonesia mencapai 50 juta orang.

Melalui deretan manfaat yang telah dijabarkan, Krishna mendorong masyarakat untuk mulai proaktif mendaftarkan diri pada program jaminan pensiun BPJS Ketenagakerjaan melalui akses yang paling mudah dijangkau dengan masyarakat.

"Sederhana saja bisa melalui website-nya untuk mendaftar kan diri untuk mendapatkan nomor atau bisa datang langsung ke agregator kita ataupun datang langsung ke cabang kita," jelasnya.

Krishna menilai, dengan mempercayakan uang mereka melalui jaminan pensiun BPJS Ketenagakerjaan, maka sama saja dengan masyarakat tidak perlu lagi berpikir akan hidup sulit di hari tua nanti.

"Masyarakat harus menyadari negara hadir memberikan jaminan sosial. Jadi nggak ada ruginya. Ini banyak manfaatnya untuk keluarga kita," terangnya. (mkj/mkj)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed