Ekspektasi Pelaku Pasar Terhadap Bunga SBI Tinggi

Ekspektasi Pelaku Pasar Terhadap Bunga SBI Tinggi

- detikFinance
Kamis, 28 Apr 2005 13:30 WIB
Jakarta - Pelaku pasar saat ini memiliki ekspektasi yang tinggi terhadap tingkat suku bunga sertifikat Bank Indonesia (SBI) sebesar 9 persen. Oleh karenanya BI harus aktif masuk ke pasar untuk menurunkan ekspektasi tersebut. "Menurut saya, ekspektasi pasar yang 9 persen itu terlalu tinggi, makanya BI perlu masuk ke pasar untuk menurunkan ekspektasi tersebut," kata Ekonom Bank Mandiri Martin Panggabean dalam keterangan persnya di Plaza Bapindo, Jalan Sudirman, Jakarta, Kamis (28/4/2005).Dalam pandangan Martin, target BI untuk menaikan suku bunga SBI sebesar 8 persen sudah sangat memadai.Dia melihat ada 3 persoalan terhadap tingginya ekspektasi tingkat suku bunga yang tinggi oleh pasar, yakni kenaikan BBM, belum jelasnya arah kebijakan BI dan kebijakan pasar mark to market. Untuk menaikkan harga BBM, lanjutnya, saat ini yang perlu dilakukan adalah meredam dampak kenaikan adanya inflasi. Sedangkan bagi arah kebijakan Bank Indonesia saat sudah ada langkah yang lebih jelas dimana BI sudah bersedia menaikan suku bunga pada level tertentu."Sedangkan terkait dengan penerapan mark to market sepenuhnya menjadi wewenang Bapepam," katanya.Instabilitas Pasar ObligasiMartin juga menyebutkan, saat ini stabilitas pasar obligasi masih ada dan baru akan mereda pada 1 hingga 2 bulan mendatang."Saat ini di pasar obligasi tidak investor yang mau membeli. Yang ada hanya lah aksi jual. Kita memang tidak bisa memaksa orang membeli obligasi," tegasnya."Instabilitas akan sangat terkait dengan gejolak pasar saham dan uang," tegasnya. (mar/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads