Laba Bank Danamon Naik 17,2 %

Triwulan I 2005

Laba Bank Danamon Naik 17,2 %

- detikFinance
Kamis, 28 Apr 2005 15:45 WIB
Jakarta - PT Bank Danamon tbk mencatat laba bersih triwulan I 2005 Rp 640 miliar, naik 17,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu Rp 546 miliar. Sedangkan pendapatan bunga bersih naik 11,3 persen menjadi Rp 1,119 triliun, dibandingkan triwulan I 2004 sebesar Rp 1,005 triliun. "Kenaikan laba bersih ini didukung oleh kredit yang mengalami peningkatan 45 persen pada triwulan I 2005 atau kredit baru sebesar Rp 9,4 triliun," kata Direktur Keuangan Vera Eve Lim dalam jumpa pers di Four Season Hotel, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Kamis (28/4/2005).Total kredit per triwulan I 2005 menjadi Rp 30,337 triliun dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 20,962 triliun. Komposisi kredit adalah 43 persen kredit konsumen, 39 persen kredit UKM dan komersial dan 18 persen kredit korporasi. Pertumbuhan kredit ini juga mendorong peningkatan LDR menjadi 76 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 54 persen. Dana pihak ketiga yang dihimpun selama triwulan I mencapai Rp 40,2 triliun atau naik 3 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Komposisi DPK tersebut adalah giro dan tabungan mencapai 37 persen.Kinerja lainnya, CAR sebesar 29,6 persen turun dibanding sebelumnya 38,3 persen, NPL 2,9 persen turun dibanding periode yang sama tahun sebelumnya 7,5 persen. Jumlah obligasi pemerintah juga turun tipis dari Rp 18,881 triliun, menjadi 18,033 triliun. Bagi DividenBank Danamon juga berencana memberikan dividen final Rp 327 miliar. Dividen ini diluar dividen interim yang telah dibayar pada Desember 2004 sebesar Rp 887 miliar. Sehingga dividen yang akan dibagikan mencapai 50 persen dari laba bersih tahun 2004. Pembagian dividen final ini akan menunggu persetujuan RUPS pada 9 Mei 2005. Dalam RUPS nanti juga akan diagendakan pergantian direksi dimana Dirut Francis Rozario akan digantikan oleh Sebastian Faredes, mantan bankir Citibank di Puerto Rico.Rozario mengatakan, Sebastian Faredes merupakan orang yang sudah berpengalaman lebih dari 20 tahun di berbagai negara dengan posisi yang sangat penting. "Kami berharap beliau akan meneruskan apa yang sudah dirintis Bank Danamon selama ini," katanya.Mengenai kelanjutan penawaran obligasi Rp 2,5 triliun yang sempat ditunda karena kondisi pasar yang kurang kondusif, Rozario mengatakan hal itu akan tetap dijalankan. Dan karena Bank Danamon menggunakan laporan keuangan 2004, maka masih memiliki waktu hingga Juni 2005. (qom/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads