Follow detikFinance
Kamis 18 May 2017, 18:13 WIB

Sekuat Apa Fundamental Ekonomi RI Sekarang?

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Sekuat Apa Fundamental Ekonomi RI Sekarang? Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - Bank Indonesia (BI) mengungkapkan proyeksi pertumbuhan ekonomi nasional akan membaik. Namun didukung oleh sejumlah faktor.

Tapi sekuat apa fundamentalnya sekarang?

Deputi Gubernur BI, Perry Warjiyo mengatakan, hingga akhir tahun ini BI memproyeksikan pertumbuhan ekonomi nasional di kisaran 5,1% - 5,4%, yang ditopang oleh infrastruktur di mana mampu mendorong produktifitas perekonomian.

Kedua, Perry menjelaskan indikator terkait dengan masalah moneter seperti nilai tukar dan sektor keuangan yang terus membaik. Kemudian untuk ketahanan fiskal, juga perlu jadi perhatian.

"Ini mencakup bagaimana Indonesia dalam mengendalikan fiskal," kata dia.



Dia menceritakan tahun lalu sempat ada ketidakpastian dalam penerimaan pajak. Namun Menteri Keuangan saat itu melakukan reformasi pajak dan mencatatkan perbaikan dalam penerimaan.

Lalu ketahanan dari sisi eksternal juga diperlukan. Tahun lalu defisit transaksi berjalan mencapai 2%. Tahun ini turun jadi 1,8% dari produk domestik bruto (PDB).

"Untuk defisit transaksi berjalan itu terus kita kendalikan untuk menjaga ketahanan kita dari faktor eksternal," kata Perry.

Lalu cadangan devisa yang per April 2017 mencapai US$ 123 miliar cukup untuk membiayai impor selama 8 bulan. Ini juga termasuk dengan kerjasama swap dengan Jepang, Korea Selatan dan Australia.

"Balance of payment yang surplus dan jumlah cadangan devisa yang kuat bisa menjadi penguat ketahanan ekonomi nasional," ujarnya.

Lalu, langkah reformasi struktural seperti menjalankan paket deregulasi sebanyak 225 buat juga menjadi aspek untuk meningkatkan ketahanan. (mkj/mkj)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed