Follow detikFinance
Jumat 19 May 2017, 09:40 WIB

Sudah Tahu? BI Sedang Uji Coba Gerbang Pembayaran Nasional

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Sudah Tahu? BI Sedang Uji Coba Gerbang Pembayaran Nasional Foto: Ari Saputra
Jakarta - Bank Indonesia (BI) saat ini sedang mengembangan National Payment Gateway (NPG) atau sebuah sistem untuk memproses transaksi pembayaran secara elektronik seperti kartu ATM/debit, kartu kredit dan uang elektronik di dalam negeri.

BI menyebutkan saat ini pemrosesan transaksi kartu debit domestik masih ada yang dilakukan di luar negeri. Menurut BI, NPG ini bisa meningkatkan ketahanan, kemandirian dan meningkatkan daya saing sistem pembayaran dalam negeri.

Kepala Pusat Program Transformasi BI, Onny Widjanarko mengatakan, saat ini bank sentral sedang melakukan uji coba teknis dan operasional untuk uang elektronik dan kartu debit domestik.

"Kami akan lanjutkan uji coba hingga sistem stabil kami harap Peraturan BI (PBI) bisa keluar Mei dan kita bisa implementasi di Juli," ujar Onny saat dihubungi detikFinance, Selasa (16/5/2017).

Dia menyebutkan, BI saat ini sedang menyiapkan teknis operasional, sisi bisnis dan sisi kelembagaan yakni lembaga standar dan servis.

Menurut Onny, di NPG ini BI mengedepankan interkoneksi dan interoperabilitas. Kemudian mempersilakan yang siap untuk berpartisipasi dan tidak melakukan monopoli.

"Sementara saat ini sudah ada bank yang memiliki kapabilitas dan kapasitas yang memadai," ujar dia.

BI sebelumnya sudah menggandeng 4 bank nasional yang transaksi kartu debitnya mewakili 75% transaksi debit nasional, antara lain PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI), PT Bank Mandiri Tbk, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI), dan PT Bank Central Asia Tbk (BCA).

Keempat bank ini akan bertindak sebagai acquirer yakni mampu melakukan kerja sama dengan pedagang untuk memproses transaksi dari uang elektronik yang diterbitkan.

Kemudian, BI juga menggandeng 3 perusahaan prinsipal antara lain Artajasa Pembayaran Elektronis, Alto Network dan Rintis Sejahtera. Ketiga lembaga ini akan membangun infrastruktur yang berfungsi sebagai pusat penghubung penerusan data transaksi pembayaran melalui jaringan yang menggunakan alat pembayaran dengan menggunakan kartu, uang elektronik atau transfer dana.

Selama ini kartu debit dan kredit di Indonesia masih menggunakan jaringan internasional seperti Visa dan MasterCard yang pemrosesan data pembayaran dilakukan di luar negeri.

Nantinya, dengan NPG seluruh pemrosesan data pembayaran dilakukan di Indonesia. Dengan ini BI mengharapkan bisa terjadi efisiensi dan kedaulatan sistem pembayaran nasional. (ang/ang)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed