Bank sentral menyebutkan, NPG berkonsep menghubungkan transaksi pembayaran secara nasional. Jadi, nantinya di kartu debit, kartu kredit dan uang elektronik akan ada logo domestik dan internasional.
"Nanti akan ada logo domestik atau nasional di kartunya," ujar Kepala Pusat Program Transformasi BI, Onny Widjanarko saat dihubungi detikFinance, Selasa (16/5/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Onny untuk mewujudkan hal tersebut diperlukan penyelenggara NPG yang terdiri dari Lembaga Standard, Lembaga Switching dan Lembaga Sevices.
"Ketiga lembaga ini masing-masing akan menjaga interkoneksi dan interoperabilitas yang optimal," ujarnya.
Lembaga standard bertujuan untuk memastikan jika alat pembayaran ritel seperti katu debit sudah memenuhi standar agar bisa diterima atau diproses di seluruh devices/reader/mesin electronic data capture (EDC). Kemudian memastikan alat-alat tersebut bisa menerima dan memproses alat bayar seperti kartu debit. (ang/ang)











































