Sugiharto: Pasokan Valas Pertamina Disediakan Bank Pemerintah
Kamis, 28 Apr 2005 16:45 WIB
Jakarta -
Menteri Negara BUMN Sugiharto menyatakan penyediaan kebutuhan valas bagi Pertamina sebesar maksimum US$ 50 juta akan disediakan oleh Bank Indonesia (BI) dan didistribusikan melalui bank pemerintah yang ditunjuk. "Pemenuhan kebutuhan Pertamina maksimum US$ 50 juta per hari utamanya dipenuhi lewat bank pemerintah yang ditunjuk," kata Sugiharto di kantor Menneg BUMN, Jakarta, Kamis (28/4/2005).Sugiharto juga menyebutkan saat ini BI meyakinkan bahwa kebutuhan valas Pertamina akan dapat dijadwalkan dengan baik dimana Pertamina hari ini sudah melaporkan kebutuhan valasnya."Kebutuhannya berapa setiap minggu akan disediakan oleh BI," katanya.Sugiharto menambahkan, pada umumnya tidak diperbolehkan membeli valas dari pasar yang dapat menggangu stabilitas. "Oleh karenanya pembelian valas Pertamina dibatasi maksium US$ 50 juta," katanya.Dengan adanya laporan dari Pertamina ke BI maka BI dapat mengetahui kebutuhan Pertamina per harinya. "Selama ini Pertamina pergi ke pasar tanpa diketahui juntrungannya sehingga menimbulkan spekulasi," tegasnya.Penyediaan valas oleh BI hanya dikhususkan pada Pertamina saja, karena kebutuhan valas BUMN lainnya seperti PLN, PGN maupun Telkom tidak terlalu besar.
(mar/)










































