Ikut Tukar Uang Receh di Monas, 'Inang-inang': untuk Dijual Lagi

Ikut Tukar Uang Receh di Monas, 'Inang-inang': untuk Dijual Lagi

Citra Fitri Mardiana - detikFinance
Senin, 05 Jun 2017 16:15 WIB
Ikut Tukar Uang Receh di Monas, Inang-inang: untuk Dijual Lagi
Foto: Fadhly Fauzi Rachman
Jakarta - Tak hanya diramaikan oleh warga yang ingin berlebaran, kegiatan penukaran uang pecahan juga diramaikan dengan sejumlah inang-inang. Mereka cukup akrab di tengah warga ibu kota saat menjelang Lebaran.

Inang-inang biasa menjajakan uang pecahan di pinggir-pinggir jalan, salah satunya seperti yang sering ditemui di kawasan Kota Tua, Jakarta.

Salah satu Inang-inang yang bersedia membeberkan keterangan pada detikFinance, Porman menuturkan, dirinya menukarkan uang sebanyak Rp 3,7 juta pada penukaran uang yang diselenggarakan Bank Indonesia bersama 13 perbankan lain di Lapangan Irti Monas, Jakarta.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya tukar Rp 3,7 juta. Tahun ini tambah baik ya (penyelenggaraannya) dari pada tahun lalu, makin banyak bank-nya. Biasa tukar, untuk dijual lagi. Buat sekolahin anak," ungkap Porman, di Lapangan Irti Monas, Senin (05/06/2017).


Porman biasa menjajakan uang pecahan di sekitar Kampung Rambutan, Jakarta Timur. Menurutnya, permintaan paling besar akan terjadi mulai H-7 sebelum Lebaran.

"Biasanya saya mangkal di Kampung Rambutan, dekat Mabes," pungkasnya.

Setiap transaksi sebesar Rp 100 ribu, Porman mengaku, mendapat untung Rp 3-5 ribu. Sementara saat mulai memasuki H-7 untung yang diraupnya tak tanggung-tanggung, Porman bisa memperoleh Rp 500 ribu per hari.

"Kalau sudah mendekati Lebaran, bisa Rp 500 ribu per hari," terangnya.


Porman juga memanfaatkan kegiatan penukaran uang ini untuk menyimpan uang pecahan sebanyak-banyaknya, sebelum akhirnya kembali dijual saat mendekati Lebaran.

"Setiap hari pasti ke sini, tukar uang. Nanti disimpan dulu, baru dijual pas dekat-dekat Lebaran," jelasnya. (hns/hns)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads