Follow detikFinance
Rabu 07 Jun 2017, 13:09 WIB

Hasil Survei Fee Isi Ulang e-Money, Banyak yang Setuju atau Tidak?

Angga Aliya ZRF - detikFinance
Hasil Survei Fee Isi Ulang e-Money, Banyak yang Setuju atau Tidak? Foto: Tim Infografis, Fuad Hasim
Jakarta - Sejumlah bank penerbit kartu uang elektronik sudah memiliki kajian jumlah ideal untuk biaya (fee) isi ulang (top-up). Untuk penerapannya, perbankan masih menunggu keputusan Bank Indonesia (BI).

Sementara menunggu kajian bank sentral, detikFinance mengajak pembaca untuk buka suara dalam kebijakan yang sedang dikaji ini.

Pertanyaannya adalah, "Apa pendapat Anda mengenai rencana penarikan biaya untuk isi ulang e-money?"

Melalui survei yang dilakukan via jejaring sosial Twitter itu, pembaca diberikan tiga pilihan, yaitu setuju, tidak setuju, dan tidak peduli.

Berikut ini hasilnya:

Ada 4.612 partisipan dalam survey ini. Sebanyak 83% menyatakan tidak setuju atas penerapan fee isi ulang e-money. Sementara 10% menyatakan tidak peduli, dan hanya 7% yang menyatakan setuju.

Survei ini dimulai dari pukul 14.00 WIB kemarin dan berakhir hari ini Rabu pukul 12.00 WIB. Anda juga bisa ikut menyuarakan pendapat atas isu ini di Twitter lewat tagar #eMoneyKenaFee.

Baca juga berita-berita seputar rencana penerapan fee isi ulang e-money di Fokus Berita: Isi Ulang e-Money Kena Biaya (ang/dna)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed