Agus memastikan, dampak yang paling signifikan akan terlihat pada pasar keuangan. Arus modal terlihat mengalir cukup deras dalam beberapa waktu terakhir.
"Secara umum begitu rating naik jadi layak investasi oleh S&P, kami lihat bahwa dampak langsungnya ke pasar modal ada lonjakan kemudian ada koreksi karena market lebih tinggi responnya, tapi secara berturut-turun kondisi lebih baik," kata Agus di Ruang Rapat Komisi XI DPR, Jakarta, Selasa (13/6/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi kondisi tahun lalu yang sudah bagus pun tahun ini lebih bagus lagi, rupiah khsusunya SUN permintaan pembeli cukup tinggi," ujarnya.
Agus meyakini ke depannya, hal itu masih akan menuju pada peningkatan investasi asing langsung atau Foreign Direct Investment (FDI). "Ini kami yakini di semester II-2017 akan terus berlangsung dan diikuti FDI," tutupnya," tandasnya. (mkj/mkj)











































