"Spread bunga kredit masih tinggi karena bank menyesuaikan tingkat risiko, agar tidak terjadi Non performing loan (NPL)," kata Asisten Deputi Gubernur BI, Dody Budi Waluyo dalam konferensi pers di Gedung BI, Jakarta, Kamis (15/6/2017)
Dia mengatakan, perbankan juga masih melakukan restrukturisasi dan berkonsolidasi untuk menjaga kualitas kredit.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia menyebutkan suku bunga kredit belum ada perubahan signifikan. Pada Mei bunga kredit sudah turun 9 basis poin (bps). Secara total sejak Januari 2016 sampai Mei 2017 sudah turun 100 bps. (ang/ang)











































