Follow detikFinance
Jumat 16 Jun 2017, 19:59 WIB

Suku Bunga AS Naik Tak Bikin Panik, Darmin: Investor Menerima

Hendra Kusuma - detikFinance
Suku Bunga AS Naik Tak Bikin Panik, Darmin: Investor Menerima Foto: Wahyu Daniel
Jakarta - Kenaikan suku bunga acuan Amerika Serikat (AS) oleh Bank Sentral The Federal Reserve (The Fed) dinilai tidak memberikan dampak signifikan. Sehingga suku bunga acuan BI 7 days Repo Rate yang saat ini tetap di level 4,75%.

Hal tersebut diungkapkan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution di Kantornya, Jakarta, Jumat (16/6/2017).

Komunikasi antara Bank Sentral dengan pelaku pasar keuangan serta otoritas di banyak negara sudah berlangsung lebih baik. Sinyal kenaikan juga sudah diberika sejak jauh hari sebelumnya. Investor pun sudah memberikan respons lebih awal.

"Ya artinya, ya tidak perlu kita meng-adjust, kan sudah diumumkan kapan-kapan kalau ada kenaikan, makanya market itu sudah melakukan adjustment, sudah mem-price in kalau kata orang capital market," kata Darmin.

"Kurs juga tidak bergerak banyak itu berarti artinya market menerima bahwa adjustment di Amerika itu sudah di price in," jelas dia.

Keputusan BI, menurut Darmin sangat tepat dengan kondisi sekarang. Indonesia di mata investor juga dipersepsikan positif, maka risiko mengalirnya dana ke luar tidak terjadi.

"Jadi memang ekonomi kita orang cukup percaya dengan ekonomi Indonesia, karena belum lama ada dapat rating lagi, lalu kita tujuan investasi nomor 4 di dunia dari yang tadi nomor 8, itu semua adalah pendapat pasar, oleh karena itu pemerintah tidak perlu kemudian ikut-ikutan, biar pasar saja," tukas dia. (mkj/mkj)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed