Follow detikFinance
Kamis 22 Jun 2017, 11:21 WIB

TKI Kirim Uang Lebaran Lewat Bank Hingga Jasa Pengiriman Ilegal

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
TKI Kirim Uang Lebaran Lewat Bank Hingga Jasa Pengiriman Ilegal Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Jelang lebaran, pengiriman uang oleh Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dari luar ke dalam negeri mengalami peningkatan. Ada berbagai cara untuk pengiriman mulai dari lewat bank, money transfer operator (MTO), hingga jasa penitipan ke rekan pekerja yang pulang ke tanah air, hingga jasa pengiriman ilegal.

Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) mengungkapkan, saat ini paling banyak TKI mengirimkan uang menggunakan jasa MTO. Hal ini karena dinilai lebih mudah dan murah.

"Tapi belakangan sudah banyak juga TKI yang menggunakan internet banking," kata Nusron saat dihubungi detikFinance, Kamis (22/6/2017)

Selain menggunakan cara-cara resmi TKI juga banyak yang mengirimkan dana nya secara ilegal. Menurut Nusron, TKI memilih jasa pengiriman ilegal karena biayanya jauh lebih murah dibandingkan melalui bank atau MTO resmi.

"Murah memang, melalui pengiriman gelap seperti itu, tapi tidak aman, jadi diimbau untuk TKI gunakanlah jasa remittance resmi yang punya izin dan terdaftar," ujar Nusron.

Namun ada juga TKI yang menitipkan uang kepada rekan pekerja yang mudik ke kampung halaman. Biasanya, ini tergantung tingkat kepercayaan sesama rekan TKI.

"Untuk pengiriman uang, BNP2TKI tetap merekomendasikan melalui lembaga-lembaga pengiriman, karena lebih aman," imbuh dia.

Nusron menjelaskan berdasarkan data BNP2TKI, remitansi dari TKI di luar negeri rata-rata mencapai US$ 850 juta setiap tahunnya. (ang/ang)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed