Corporate Secretary Bank Mandiri Rohan Hafas mengungkapkan, hal tersebut terjadi karena transaksi digital yang melonjak jelang lebaran.
"Siang ini jam 12.00 WIB - 13.00 WIB saldo secara sistem akan kembali. Jadi nasabah yang saldonya terdebet meski transaksi decline itu akan terkredit, tidak perlu panik," ujar Rohan saat dihubungi detikFinance, Jumat (23/6/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia menjelaskan, Kamis malam transaksi memang sangat tinggi dan terjadi penumpukan. "Semua transaksi terkumpul jadi satu, ya tarik uang, belanja, pengiriman gaji mungkin masih berlangsung dan terjadi di hari yang bersamaan," ujar dia.
Menurut dia, transaksi gagal namun tetap terdebet terjadi murni karena antrean.
Pasalnya, selama jelang lebaran ini volume transaksi per hari bisa mencapai 100-an juta. Naik dibandingkan di bulan normal yang hanya 34 juta transaksi per hari.
Dia menjelaskan, lepas tengah malam hingga siang ini antrean sudah terurai dan transaksi sudah berjalan normal.
"Kami sebenarnya sudah antisipasi, tapi karena kali ini liburnya sedikit beda, maju dan lebih panjang maka terjadi antrean, bukan failed di sistem," tutupnya. (mca/mca)











































