Direktur Utama BNI Achmad Baiquni mengatakan angka ini masih sesuai dengan target perseroan. "Kredit BNI masih tumbuh di atas rata-rata industri perbankan nasional," kata Baiquni saat perayaan Hari Ulang Tahun ke-71 BNI di Kantor Pusat BNI, Jakarta Rabu (5/7/2017).
Baiquni memastikan tidak ada revisi rencana bisnis bank (RBB) dalam penyaluran kredit perseroan. Dia mengaku optimis bisa menyalurkan kredit sesuai dengan rencana awal tahun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia menjelaskan semester II tahun ini seluruh sektor akan bangkit. Sehingga penyaluran kredit turut berpengaruh.
"Kalau dilihat indeks harga saham gabungan (IHSG) hampir menyentuh 6.000 ini adalah sinyal positif, kemudian inflasi juga baik makanya kita bisa lihat investor asing mau masuk ke Indonesia," ujar Baiquni.
Pegawai BNI berpakaian adat daerah di Hari Ulang Tahun BNI ke-71. Foto: Sylke Febrina Laucereno/detikFinance |
Pada kuartal I BNI telah menyalurkan kredit sebesar Rp 396,52 triliun. Pertumbuhan kredit ini meningkat pesat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya Rp 326,74 triliun.
Komposisi kredit sebanyak 72,6% atau Rp 287,85 triliun disalurkan ke business banking yang didominasi oleh kredit korporasi 23,7% dari total kredit dan badan usaha milik negara 20%.
(ang/ang)












































Pegawai BNI berpakaian adat daerah di Hari Ulang Tahun BNI ke-71. Foto: Sylke Febrina Laucereno/detikFinance