Sugiharto: Saya Tidak Mau Ada Rush di Bank Mandiri
Rabu, 04 Mei 2005 14:40 WIB
Jakarta - Meneg BUMN Sugiharto membantah sikapnya atas penanganan kasus kredit macet Bank Mandiri melunak. Menurut Sugiharto, apa yang dilakukannya selama ini untuk menghindari agar bank terbesar di Indonesia itu tidak terjadi rush. "Saya tidak mau ada rush, saya ingin menyelamatkan lumbung. Kalau ada yang bermasalah, itu proses hukum, bukan proses saya," tegas Sugiharto saat dikondirmasi perihal sikapnya yang melunak terhadap penanganan kredit macet di Bank Mandiri. Sugiharto menegaskan, Bank Mandiri merupakan perusahaan publik yang domain korporasinya tidak boleh rusak karena masalah-masalah yang dihadapi direksinya. "Karena itu tidak boleh terdistorsi, kasihan korporasinya," kata Sugiharto di kantornya, Jalan DR Wahidin, Jakarta, Rabu (4/5/2005).Mengenai kemungkinan menonaktifkan direksi Bank Mandiri, Sugiharto mengatakan, sejauh ini pihaknya belum memiliki rencana tersebut. Tapi, tegas Sugiharto, proses hukum tetap akan diteruskan. "RUPS tetap 16 Mei 2005, saya sendiri belum dapat putusan dari Kejaksaan," demikian Sugiharto.Sejumlah kalangan menilai kasus kredit macet Bank Mandiri tidak sampai mempengaruhi kinerja Bank Mandiri meski harga sahamnya merosot terus. Fendi Susiyanto, head of preferred banking Bank Permata pekan lalu mengatakan, secara keseluruhan, kondisi Bank Mandiri sebenarnya cukup baik. Meski didera kasus kredit macet, sebenarnya investor tidak perlu khawatir karena Bank mandiri telah melakukan pencadangan, sehingga knerja keuangan tidak terpengaruh. Hal senada dikemukakan Deputi Gubernur Senior BI Miranda S Goeltom yang menyatakan bahwa kinerja Bank Mandiri tetap baik meski ada kasus kredit macet yang mengganjal senilai lebih dari Rp 1 triliun. Hal tersebut bisa dilihat dari aset mencapai Rp 240,5 triliun atau 20 persen dari total aset perbankan di Indonesia. Rasio kecukupan modal (CAR) di atas 23 persen dan rasio kredit bermasalah (NPL) 1,5 persen serta laba bersihnya mencapai Rp 5,7 triliun.
(qom/)











































