Follow detikFinance
Rabu 12 Jul 2017, 14:18 WIB

Bali Punya Pusat Informasi Keuangan, Ini Lokasinya

Prins David Saut - detikFinance
Bali Punya Pusat Informasi Keuangan, Ini Lokasinya Foto: dok. OJK
Bali - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menggandeng Universitas Udayana membuat Bali Center For Sustainable Finance (BCSF). Pusat keuangan berkelanjutan di Bali ini sebagai upaya penyediaan informasi terpadu.

"Untuk menyediakan informasi terpadu mengenai keuangan berkelanjutan bagi pemangku kepentingan guna mendukung keberhasilan implementasi program keuangan berkelanjutan di Indonesia," kata Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman Hadad.

Muliaman menyampaikan hal ini di Pasca Sarjana Universitas Udayana, Jl PB Soedirman, Denpasar, Bali, Rabu (12/7/2017). Turut hadir dalam peluncuran BCSF ini ialah Rektor Universitas Udayana Prof Ketut Suastika.

Muliaman yang telah berpamitan ke Presiden Joko Widodo menyatakan peluncuran BCSF akan dilanjutkan dengan seminar nasional tentang keuangan berkelanjutan. Kegiatan ini sebagai implementasi roadmap keuangan berkelanjutan 2015-2019 yang diluncurkan OJK pada Desember 2014 lalu.

"Pembentukan pusat informasi ini merupakan dukungan menyeluruh dari sektor jasa keuangan untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, yang dihasilkan dari keselarasan antara kepentingan ekonomi, sosial dan lingkungan hidup," ujar Muliaman.

Universitas Udayana dipilih untuk pusat BCSF karena Bali sebagai wilayah wisata di Indonesia mempunyai kondisi sosial dan lingkungan hidup yang kondusif untuk pengembangan keuangan berkelanjutan. Dukungan penuh dari pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lainnya di Bali juga menginisiasi pendirian BCSF di Pulau Dewata.

Muliaman menyatakan ada tiga hal yang menjadi tujuan BCSF, yakni sebagai pusat studi dan pembelajaran, sarana berkumpulnya pakar lintas bidang studi dan membangun jejaring seluruh pemangku kepentingan keuangan berkelanjutan.

"Melalui BCSF ini dikembangkan publikasi ilmiah terkait keuangan berkelanjutan, mengingat research terkait masih sangat terbatas. Tentunya dibutuhkan juga dukungan Kemenristek DIKTI untuk membantu publikasi ilmiah pada jurnal nasional maupun internasional ke depannya," ucap Muliaman. (vid/dna)


Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed