Berita Merger Sempat Turunkan Dana Pihak Ketiga BTN Rp 1,5 T
Sabtu, 07 Mei 2005 16:55 WIB
Bogor - Perebutan BTN oleh BNI dan BRI ternyata merugikan bagi BTN. Akibat ribut-ribut berita merger BTN dengan BRI atau BNI membuat nasabah cemas dan menarik dananya. Akibatnya, dana pihak ketiga (DPK) BTN sempat turun sekitar Rp 1,5 triliun pada masa menghangatnya isu merger tersebut pada sekitar awal tahun ini."Akibat diributkannya merger BTN dengan BRI dan BNI, dana pihak ketiga BTN turun Rp 1,5 triliun. Namun saat ini setelah reda, sudah mulai pulih," ujar staf ahli Meneg BUMN Aries Muftie.Aries Mufti menyampaikan hal itu disela-sela workshop arah konsolidasi perbankan yang diselenggarakan BNI di Hotel Salak, Bogor, Sabtu (7/5/2005).Aries menambahkan, berdasarkan kondisi tersebut diatas, maka kementerian BUMN sangat berhati-hati dalam memberikan informasi soal merger atau akuisisi. Menurut Aries, Kementerian BUMN saat ini masih terus mengkaji peraturan pemerintah soal merger yang diharapkan bisa diselesaikan tahun ini juga. Seperti diketahui, masalah merger antara BTN dengan bank BUMN lainnya pernah diutarakan Meneg BUMN Sugiharto. Dijelaskan Sugiharto, pemerintah akan melakukan merger bank-bank BUMN yakni antara bank BUMN yang belum go publik yakni BTN dan BEI dengan bank BUMN yang sudah go public, yakni BNI, BRI dan Bank Mandiri. Merger itu akan dilakukan jika bank BUMN tidak berhasil mencapai target yang ditetapkan pada tahun 2004.
(qom/)











































