BI Belum Resmi Terima Permohonan BTN Jadi Bank Syariah

BI Belum Resmi Terima Permohonan BTN Jadi Bank Syariah

- detikFinance
Sabtu, 07 Mei 2005 19:17 WIB
Bogor - Bank Indonesia (BI) hingga saat ini belum menerima secara resmi surat permohonan dari Bank Tabungan Negara (BTN) yang berencana mengkonversi usahanya menjadi bank jangkar (anchor bank) syariah dan tetap fokus pada Kredit Pemilikan Rumah (KPR) kelas menengah ke bawah."Memang permohonan konversi ditujukan ke saya. Tapi saya belum menerima suratnya, di BI belum ada," kata Direktur Perizinan dan Informasi Perbankan BI Siti Fadjriyah.Hal itu disampaikan dia di sela-sela acara workshop bertajuk "Arah KKonsolidasi Perbankan" di Hotel Salak, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (7/5/2005).Meski demikian, dia secara pribadi sangat mendukung upaya konversi BTN menjadi bank jangkar syariah karena konsumen akan menanggung beban secara tetap."Kalau dilihat customer-nya untuk KPR golongan menengah ke bawah, saya rasa saya lebih mendukung. Karena kalau kita beli sekarang, maka sampai 10 tahun cicilannya tidak berubah lagi," kata Siti.Sebelumnya Staf Ahli Menneg BUMN Aries Muftie menyebutkan, BTN sudah mengirim surat ke BI untuk mengkonversi usahanya menjadi bank jangkar syariah. Sejauh ini tidak ada wacana untuk melakukan merger.Fit and ProperBerkaitan dengan fit and proper test calon pengurus bank, Siti menegaskan, BI hanya menyeleksi memenuhi syarat atau tidaknya seseorang mengelola bank. Selebihnya yang menentukan nama-nama pengurus adalah owner atau pemilik."Yang menentukan si A atau si B itu wewenang owner. Misalnya yang diusulkan 10, kemudian yang memenuhi persyaratan fit and proper BI hanya 8, dan yang dibutuhkan ternyata 5, maka owner lah yang memilih 5 dari 8 itu," urainya.Siti menyebutkan, sebenarnya fit and proper test calon pengurus bank dilakukan sebelum Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) digelar. Akan tetapi bisa saja sebelum fit and proper test selesai, calon pengurus bank disetujui dalam RUPS. Namun calon pengurus bank tersebut baru bisa efektif menjadi pengurus dengan catatan telah mendapat penilaian fit and proper dari BI.Pekan depan BI mulai melakukan fit and proper test terhadap calon-calon direksi bank, di mana dalam waktu dekat akan ada RUPS Bank Mandiri dan BRI. (sss/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads