Hal itu disampaikan Wimboh saat ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (21/7/2017).
"Saya rasa kan Indonesia kan cukup bagus, tidak ada alasan untuk menaikkan suku bunga pada saat ini. Saya rasa itu keputusan yang tepat bahwa suku bunga ditahan retap," jelasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wimboh menuturkan, kondisi ekonomi sekarang cukup baik. Penurunan suku bunga acuan yang agresif oleh BI tahun lalu telah memberikan dampak signifikan terhadap suku bunga di perbankan.
"Ya coba kita lihat situasinya kan sekarang suku bunga (bank) kan sudah relatif baik, sudah mulai single digit, beberapa bank. Sudah tinggal kita tunggu," terang Wimboh.
Akan tetapi, Wimboh mengakui, pertumbuhan kredit tidak sebagus yang diperkirakan. Wimboh segera merumuskan agar kredit bisa tumbuh lebih cepat.
"Pertumbuhan perkreditan juga belum begitu kelihatan meningkat cukup tajam. Masih sama dengan tahun lalu," tukasnya.
(mkj/dnl)











































