Follow detikFinance
Jumat 11 Aug 2017, 13:27 WIB

Dana Jemaah First Travel Diputar di Koperasi Pandawa

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Dana Jemaah First Travel Diputar di Koperasi Pandawa Foto: Parastiti Kharisma Putri/ detikcom
Jakarta - Presiden Direktur PT First Anugerah Karya Wisata atau First Travel (FT) telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Bareskrim Polri, Kamis (10/8/2017).

Seorang Agen mitra First Travel, DR menceritakan kepada detikFinance jika biro perjalanan tersebut menginvestasikan uang di koperasi yang bermasalah, yaitu Koperasi Pandawa.


"Iya benar ke Pandawa, tapi juga ada beberapa perusahaan lain tidak hanya FT saja yang uangnya mengalir ke Pandawa Group itu," ujar dia kepada detikFinance, Jumat (11/8/2017).

Menurut dia, hal ini terkesan ditutup-tutupi kebenarannya. Kemudian menurut DR kondisi keuangan First Travel memang sudah kurang baik.

"Kami sebagai agen juga tidak menerima uang langsung dari jemaah, jadi jemaah bayar ke rekening First Travel. Kondisi keuangan perusahaan sudah tidak baik ditambah gaya hidup owner yang hedon dan uangnya habis ke situ juga," ujarnya.

First Travel saat ini memiliki 70.000 orang yang sudah membayar dan hanya 50% jemaah yang sudah berangkat. Ini artinya masih ada 35.000 orang lagi yang masih menunggu janji keberangkatan dan janji pengembalian uang setoran.

Jika dipukul rata Rp 14,3 juta per jemaah yang menyetor maka dikalikan 35.000 orang maka masih ada sekitar Rp 500 miliar uang yang ada di manajemen First Travel.

DR juga menceritakan, dugaan skema ponzi memang benar adanya. Jadi, First Travel memiliki skema untuk jemaah sebagai berikut.

Jemaah yang daftar pada 2015, harus menunggu waktu keberangkatan selama setahun dan akan diterbangkan ke tanah suci pada 2016. Kemudian, jemaah yang daftar 2016 akan diberangkatkan pada 2017. Begitupun dengan yang daftar 2017 akan berangkat pada 2018.

"Jadi yang daftar 2015 ini, menunggu dana masuk dari jemaah yang daftar pada 2016. Begitu seterusnya, makanya ketika bermasalah akan merembet ke semuanya," ujar dia.

(ang/ang)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed