Kasus Bank Mandiri 'Pecut' Bagi Perbankan Nasional
Kamis, 12 Mei 2005 22:07 WIB
Jakarta - Kasus Bank Mandiri harus diambil hikmahnya bagi perbankan nasional. Pesan penting dari kasus bank pemerintah itu mengingatkan agar pelaksanaan praktek perbankan lebih hati-hati.Pesan yang juga 'pecut' tersebut disampaikan Menteri Keuangan (Menkeu) Jusuf Anwar usai rapat internal Departemen Keuangan (Depkeu) di Gedung Depkeu, Jl Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Kamis (12/5/2005) malam."Semoga kasus Bank Mandiri membawa hikmah terhadap pelaksanaan prektek-praktek perbankan agar lebih prudent," kata menkeu.Menurut dia, kasus kredit macet ini harus dilihat sebagai suatu hal yang positif untuk perbaikan praktek perbankan nasional. Pelaksanaan praktek perbankan, jika dilakukan dengan cara-cara yang tidak good governence dan tidak prudent, bisa menimbulkan berbagai macam masalah.Ketika disinggung kemungkinan bank lain terkena dampak dari kasus ini, menkeu mengatakan bahwa masalah tersebut akan ditangani oleh Menteri Negara (Menneg) BUMN."Ya saya tidak tahu lah, soalnya Bank Mandiri saat ini ditangani Menneg BUMN dan Kejaksaan Agung. Menkeu hanya sebagai pembaca koran," kata Jusuf terlihat ramah.
(ism/)











































