Neloe Dicecar Soal Kredit Macet

RUPS Bank Mandiri

Neloe Dicecar Soal Kredit Macet

- detikFinance
Senin, 16 Mei 2005 13:41 WIB
Jakarta - Pemegang saham Bank Mandiri tampaknya gerah dengan kasus kredit yang membelit Bank Mandiri. Akhirnya mereka menggunakan forum RUPS Bank Mandiri untuk mencecar ECW Neloe soal kasus tersebut. Neloe dihujani lebih dari 41 pertanyaan, sehingga membuat agenda pembahasan laporan keuangan memakan waktu cukup lama. Demikian penuturan Deputi Meneg BUMN Mahmuddin Yassin di sela-sela RUPS yang berlangsung di Hotel Ritz Carlton, Kawasan Mega Kuningan, Jakarta, Senin (16/5/2005). RUPS saat ini masih berlangsung dan hanya tinggal 2 dari 6 agenda yang masih harus dibahas. Kedua agenda yang belum dibahas adalah mengenai program ESOP tahap II dan III serta pergantian direksi dan komisaris.Mahmuddin menceritakan, khusus pembahasan agenda pengesahan laporan keuangan 2004, sempat terjadi perdebatan sengit. Dirut Bank Mandiri ECW Neloe dihujani sekitar 41 pertanyaan terutama terkait kredit macet. Neloe pun sempat meminta waktu cukup lama untuk menjawab hujan pertanyaan itu. "Pak Neloe bisa jawab. Tapi dia butuh waktu untuk menjawabnya," ujar Yassin. Namun pemegang saham akhirnya bisa menyetujui laporan keuangan Bank Mandiri tahun 2004 yang diaudit oleh Ernst & Young, dengan opini wajar tanpa pengecualian. Mahmuddin saat dikonfirmasi soal pernyataan Wapres yang membenarkan terpilihnya Agus Martowardojo sebagai Dirut Bank Mandiri, enggan menjawabnya dengan alasan RUPS belum selesai. Bagi DividenDalam RUPS itu, pemegang saham juga menyetujui pembagian dividen final 50 persen dari laba bersih tahun 2004 yang sebesar Rp 5,56 triliun. Dividen sebesar Rp 2,267 triliun itu akan dibagikan kepada pemegang 20.132.854.872 lembar saham. Dividen yang akan dibagikan itu totalnya Rp 130 per saham, dimana sebesar Rp 60 per saham telah dibayarkan pada 30 Desember 2004, dan sisanya Rp 70 per saham akan dibagikan dalam waktu dekat. (qom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads