Gubernur BI: Nuklir Korut Belum Berdampak ke Rupiah

Gubernur BI: Nuklir Korut Belum Berdampak ke Rupiah

Hendra Kusuma - detikFinance
Selasa, 05 Sep 2017 19:30 WIB
Gubernur BI: Nuklir Korut Belum Berdampak ke Rupiah
Foto: Ari Saputra
Jakarta - Bank Indonesia memastikan, krisis geopolitik yang terjadi di semenanjung Korea belum memberikan dampak kepada pergerakan nilai tukar rupiah. Sekarang rupiah stabil di level Rp 13.343 per US$ pada 4 September 2017.

Semenanjung Korea kian memanas lantaran Korea Utara sudah berulang kali melakukan uji peluncuran rudal balistik jarak jauh antarbenua. Banyak mata uang yang terkena sentimen negatif dari konflik tersebut, salah satunya dolar AS.

"Sekarang belum ada dampak ke mata uang kita. Kita malah kemarin ini sampai 1 September dana yang masuk di kita Rp 131 triliun, memang kalau dibandingkan tahun lalu kira-kira Rp 150 triliun," kata Agus di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (5/9/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Agus menyebutkan, stabilisasi nilai tukar rupiah masih ada di kisaran volatilitas yang stabil. Malah, lanjut Agus, rupiah mendapat apresiasi terhadap dolar AS sebesar 0,85%.

Meski demikian, Agus berharap tidak terjadi eskalasi ketegangan lebih jauh di Semenanjung Korea. Namun, Bank Indonesia telah mengidentifikasi hal tersebut sebagai risiko geopolitik.

"Di Eropa sudah turun kekhawatirannya, tapi justru di Semenanjung Korea yang harus kita perhatikan," tukas dia. (mkj/mkj)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads