Posisi Uang Primer Sebesar Rp 181,99 Triliun
Selasa, 17 Mei 2005 18:21 WIB
Jakarta - Posisi uang primer pada 13 Mei 2005 tercatat sebesar Rp 181,99 triliun, turun sebesar Rp 6,29 triliun dibandingkan posisi pada 6 Mei 2005, karena faktor musiman berupa menurunnya uang kertas dan uang logam yang diedarkan serta menurunnya saldo giro bank.Demikian disampaikan Kepala Biro Humas Bank Indonesia Erwin Riyanto dalam siaran persnya, di Jakarta, Selasa (17/5/2005).Posisi cadangan devisa pada minggu kedua bulan Mei sebesar US$ 35,10 miliar, turun sebesar US$ 759,70 juta dibandingkan posisi minggu sebelumnya. Penurunan ini antara lain disebabkan oleh pembayaran pinjaman luar negeri.Tagihan Bersih kepada Pemerintah Pusat menurun sebesar Rp 4,29 triliun hingga mencapai Rp 168,31 triliun, terutama berasal dari pembayaran subsidi BBM, pembayaran pinjaman luar negeri dan termin proyek. Kredit Likuiditas Bank Indonesia relatif tidak mengalami perubahan. Adapun Operasi Pasar Terbuka (OPT) secara netto memberikan dampak ekspansi sebesar Rp 2,30 triliun.Dengan perkembangan tersebut, Net Domestic Asset (NDA) dalam minggu ini memberikan pengaruh kontraksi sebesar Rp 3,11 triliun sehingga mencapai Rp 13,78 triliun.
(san/)











































