Follow detikFinance
Selasa 12 Sep 2017, 15:22 WIB

Isi Uang Elektronik Dipastikan Kena Biaya, Aturannya Segera Keluar

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Isi Uang Elektronik Dipastikan Kena Biaya, Aturannya Segera Keluar Foto: Tim Infografis, Fuad Hasim
Jakarta - Bank Indonesia (BI) pernah berniat memberi izin bank penerbit uang elektronik boleh menarik biaya isi ulang. Bagaimana perkembangannya?

Direktur Program Elektronifikasi Departemen Kebijakan dan Pengawasan Sistem Pembayaran BI, Pungky Purnomo Wibowo mengatakan saat ini sudah dibahas oleh industri perbankan yang menerbitkan uang elektronik.

"Nanti akan segera keluar Peraturan Bank Indonesia (PBI)-nya, sebentar lagi," kata Pungky kepada detikFinance, Selasa (12/9/2017).

Dalam PBI tersebut akan menyebutkan terkait biaya dan aturan untuk bank yang menarik biaya.

"Keterangannya segitu dulu ya," tambah dia. Rencana bank sentral mengizinkan bank menarik biaya isi ulang harus diikuti dengan penyediaan sarana isi ulang yang memadai. Jadi tempat pengisian harus lebih banyak dari yang ada saat ini.

Mulai dari stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), rest area jalan tol hingga tempat-tempat umum lainnya.


Pemerintah melalui BI dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengungkapkan pembayaran di jalan tol Indonesia akan dilakukan sepenuhnya secara nontunai menggunakan uang elektronik pada 31 Oktober 2017.

Pemberlakuan transaksi tersebut diharapkan akan mempercepat proses pembayaran di jalan tol, sehingga masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan lebih nyaman. (ang/ang)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed