Follow detikFinance
Rabu 13 Sep 2017, 12:32 WIB

Ini Penjelasan Pengusaha Ritel Soal Gesek Kartu Kredit di Mesin Kasir

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Ini Penjelasan Pengusaha Ritel Soal Gesek Kartu Kredit di Mesin Kasir Foto: Ari Saputra
Jakarta - Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) menjelaskan kegiatan double swipe atau gesek ganda di mesin kasir saat pembayaran di toko ritel dilakukan untuk validasi.

Ketua Umum Aprindo, Roy Mandey, memastikan bahwa pembayaran dengan menggunakan kartu di gerai anggota Aprindo aman dan dipastikan tidak ada kebocoran data.

"Data transaksi ritel modern dilakukan terpusat dan tersimpan dengan baik di server komputer masing-masing perusahaan dan diakses hanya oleh mereka yang memiliki otoritas," kata Roy saat konferensi pers di Jakarta, Rabu (13/9/2017).

Roy menjelaskan saat ini metode pembayaran di ritel modern secara garis besar ada dua yakni gesek kartu di mesin electronic data capture (EDC) untuk pembayaran dan kasir melakukan input nomor kartu kredit atau debit di mesin kasir.

"Ini dilakukan untuk memvalidasi transaksi penjualan. Kemudian juga ada gesek kartu di mesin EDC namun kasir tidak lagi melakukan input apapun di mesin kasir," kata Roy.

Menurut dia, metode pembayaran ini berdasarkan kebijakan masing-masing perusahaan ritel namun dipastikan metode pembayaran tersebut tidak melanggar ketentuan hukum yang ada.

Roy meminta kepada seluruh anggota Aprindo untuk bekerja sama mendukung sosialisasi program ini untuk menciptakan transaksi yang aman dan nyaman bagi konsumen.

"Kami juga mengharap peran aktif konsumen untuk memberikan masukkan atau koreksi jika masih menemukan mekanisme transaksi pembayaran double swipe di gerai anggota ritel Aprindo," jelas dia.


Aprindo juga mendukung kebijakan Bank Indonesia (BI) terkait larangan pembayaran double swipe atau gesek ganda kartu debit atau kredit di toko ritel modern.

Roy mengatakan ini dilakukan demi keamanan dan kenyamanan konsumen. "Aprindo pastikan gerai-gerai ritel modern yang ada di bawah Aprindo tidak melakukan double swipe kepada konsumen yang hendak membayar menggunakan kartu debit atau kredit," ujar dia.

Dia mengatakan, Aprindo siap melaksanakan peraturan Bank Indonesia terkait pelarangan toko atau merchant melakukan double swipe kepada konsumen yang membayar menggunakan kartu debet atau kredit. (ang/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed