Cadangan Devisa Turun US$ 759,7 Juta
Rabu, 18 Mei 2005 09:49 WIB
Jakarta - Posisi cadangan devisa pada minggu kedua bulan Mei turun US$ 759,7 juta ke posisi US$ 35,10 miliar. Penurunan ini antara lain disebabkan oleh pembayaran pinjaman luar negeri.Berdasarkan data BI, Rabu (18/5/2005), posisi uang primer pada tanggal 13 Mei 2005 tercatat sebesar Rp 181,99 triliun, atau turun sebesar Rp 6,29 triliun dibandingkan posisi pada 6 Mei 2005. Dilihat dari komponennya, penurunan ini terutama disebabkan oleh faktor musiman berupa menurunnya uang kertas dan uang logam yang diedarkan serta menurunnya saldo giro bank.Tagihan bersih kepada Pemerintah Pusat menurun sebesar Rp 4,29 triliun hingga mencapai Rp 168,31 triliun, terutama berasal dari pembayaran subsidi BBM, pembayaran pinjaman luar negeri dan termin proyek. Kredit Likuiditas Bank Indonesia relatif tidak mengalami perubahan. Adapun Operasi Pasar Terbuka (OPT) secara netto memberikan dampak ekspansi sebesar Rp 2,30 triliun. Dengan perkembangan di atas, NDA (Net Domestic Asset) dalam minggu ini memberikan pengaruh kontraksi sebesar Rp3,11 triliun sehingga mencapai Rp 13,78 triliun.
(qom/)











































