DPR Pertanyakan Bonus Rp 26 Miliar Untuk Neloe Cs

DPR Pertanyakan Bonus Rp 26 Miliar Untuk Neloe Cs

- detikFinance
Rabu, 18 Mei 2005 16:12 WIB
Jakarta - Pemberian bonus hingga Rp 26 miliar kepada mantan jajaran direksi dan komisaris Bank Mandiri, termasuk 3 direksi yang menjadi tersangka, dipertanyakan. Meski diakui direksi itu menghasilkan untung, namun mereka juga menimbulkan sejumlah kasus yang membelit Bank Mandiri."Banknya memang untung, tapi kan banyak kasusnya. Jadi saya memang dari dulu selalu mempertanyakan adanya pemberian bonus perbankan kepada para direksinya," kata anggota Komisi XI DPR RI Dradjad H Wibowo usai diskusi yang diselenggarakan PPATK di Gedung BI, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Rabu (18/5/2005).Menurut Dradjad, kalaupun diberikan bonus, semestinya bonus itu tidak dihitung dari total laba, namun dari laba operasional. Hal ini disebabkan karena sebagian besar penerimaan perbankan berasal dari bunga obligasi rekap dan SBI. Seperti diketahui, RUPS Bank Mandiri pada Senin lalu memutuskan untuk memberi tantiem atau hadian kepada mantan direksi dan komisaris Bank Mandiri. Tantiem yang dibagikan ini mencapai Rp 26.278.257.287 ini merupakan 0,5 persen dari laba bersih yang diperoleh Bank Mandiri selama tahun 2004 yang total sekitar Rp 5 triliun. Hadiah tersebut diberikan kepada anggota direksi dan komisaris serta sekretaris komisaris yang menjabat selama tahun 2004, dengan jumlah sesuai dengan lamanya waktu menjabat. Besarnya tantiem untuk dirut mencapai 100 persen, wakil dirut sebesar 95 persen, anggota direksi 90 persen, komisaris utama 40 persen, wakil komisaris utama 38 persen, anggota komisaris 36 persen dan sekretaris komisaris 15 persen dari tantiem dirut. Mengenai ditahannya eks direksi Bank Mandiri, Dradjad mendesak Kejaksaan agar tidak ragu-ragu dalam memeriksa pihak-pihak yang terkait dalam kasus kredit macet di Bank Mandiri. "Jangan hanya berhenti sampai direksi saja, tapi siapa di balik direksi itu kan," ujar anggota DPR dari FPAN ini. (qom/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads