Follow detikFinance
Sabtu 23 Sep 2017, 14:25 WIB

BI: Proses Perizinan TokoCash Diproses 35 Hari

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
BI: Proses Perizinan TokoCash Diproses 35 Hari Foto: Adi Fida Rahman/detikINET
Jakarta - Bank Indonesia (BI) menghentikan sementara fasilitas isi ulang di dompet elektronik milik Tokopedia, yakni TokoCash. Hal tersebut dilakukan karena proses pengajuan izin masih berlangsung.

Direktur Program Elektronifikasi Departemen Kebijakan dan Pengawasan Sistem Pembayaran BI, Pungky Purnomo Wibowo mengatakan BI akan memproses pengajuan izin tersebut selama 35 hari kerja.

"Kami akan izinkan untuk mengaktifkan kembali paling cepat 35 hari kerja. Itupun jika semua persyaratan dilengkapi," kata Pungky di Gedung BI, Jumat (22/9/2017).

Dia menjelaskan, jika persyaratan belum selesai maka BI belum bisa memberikan izin. Persyaratan yang dimaksud Pungky adalah kesiapan sistem IT penyedia layanan.

"Sistem IT nya harus independen ya dan harus aman. Jadi BI berhati-hati demi kenyamanan dan keamanan konsumen," ujar dia.

Dia menjelaskan, BI juga akan mengkomunikasikan kepada pihak Tokopedia, Shopee dan Paytren untuk melengkapi dokumen agar proses perizinan bisa lebih cepat diselesaikan.

Berdasarkan pengumuman dari laman resmi tokocash.com layanan dihentikan sementara terhitung Rabu, 13 September 2017.

"Untuk mencapai tujuan tersebut, Tokopedia sedang mengajukan perizinan uang elektronik kepada Bank Indonesia (BI)," tulis pengumuman tersebut, dikutip detikFinance, Jumat (22/9/2017).

Namun, seluruh fitur TokoCash seperti transaksi, cashback, refund dan redeem Gift Card masih berfungsi seperti biasa. (ang/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed