Dolar AS Sentuh Rp 13.500, BI: Ini Karena Donald Trump

Dolar AS Sentuh Rp 13.500, BI: Ini Karena Donald Trump

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Jumat, 29 Sep 2017 14:10 WIB
Dolar AS Sentuh Rp 13.500, BI: Ini Karena Donald Trump
Foto: Sylke Febrina Laucereno
Jakarta - Nilai tukar rupiah beberapa waktu terakhir tertekan oleh dolar Amerika Serikat (AS). Dolar AS bahkan sampai menyentuh level Rp 13.500.
Gubernur BI Agus Martowardojo mengatakan kondisi tersebut terjadi akibat kondisi eksternal.

"Pergerakan nilai tukar kami ikuti, mungkin selama empat hari ini agak tertekan. Kondisi itu lebih karena eksternal. Kondisi terutama ketika Presiden Trump mendapat dukungan terkait pembahasan reformasi di bidang perpajakan," kata Agus di Gedung BI, Jumat (29/9/2017).

Dia menjelaskan selain itu juga ada pernyataan dari Gubernur Bank Sentral Amerika Serikat (AS) yang akan menaikkan Fed Rate.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tapi kami juga mendengar September kemarin The Fed akan menurunkan neracanya sebanyak US$ 4,5 triliun dan akan turun sebanyak US$ 10 miliar. Komunikasi dari The Fed itu cukup baik maka kami bisa antisipasi itu," ujarnya.


Menurut Agus kondisi nilai tukar rupiah yang tertekan sama dengan mata uang negara lain di kawasan regional. "Rupiah tertekan seperti mata uang negara lain di regional dan secara umum AS kondisinya membaik," jelas dia.

Agus mengatakan, negara di Eropa, Jepang, Cina juga sedang dalam kondisi yang baik. Ini sejalan dengan revisi pertumbuhan ekonomi dunia yang kemarin sudah diumumkan.

Hal tersebut juga mempengaruhi rupiah dan mata uang negara lain. "Tapi kami tegaskan BI selalu ada di pasar untuk menjaga stabilitas maka kami minta waspada, tapi secara umum kondisi ini baik," ujarnya.

(mkj/mkj)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads