Dalam laporan uang beredar Bank Indonesia (BI) periode Agustus disebutkan penyaluran kredit mencapai Rp 4.514 triliun pada Agustus.
"Dari jenis penggunaan, peningkatan pertumbuhan kredit perbankan utamanya disebabkan oleh Kredit Investasi dan Kredit Konsumsi," tulis laporan tersebut dikutip detikFinance, Jumat (29/9/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kredit konsumsi juga mengalami peningkatan pertumbuhan yakni 10,2% bulan lalu 10,1%. Kemudian kredit modal kerja tumbuh melambat dari 7,5% menjadi 7,3% dengan nominal sebesar Rp 2.075 triliun.
"Akselerasi pertumbuhan kredit investasi didorong oleh peningkatan pertumbuhan pada kredit yang disalurkan ke sektor perdagangan, hotel & restoran dan sektor industri pengolahan," tulis laporan tersebut.
Kredit investasi yang disalurkan kepada sektor perdagangan, hotel & restoran meningkat disebabkan oleh peningkatan kredit yang diinvestasikan di DKI Jakarta dari 2,7% menjadi 5,43% dengan porsi 13,35% terhadap kredit investasi.
Lalu kredit investasi yang disalurkan ke industri pengolahan terakselerasi terutama oleh pertumbuhan industri pengolahan yang diinvestasikan di lokasi proyek Provinsi Jawa Timur yang tercatat tumbuh dari 9,97% pada Juli menjadi 12,14%.
Kredit konsumsi juga tumbuh 10,2% atau Rp 1.316 triliun. Peningkatan terjadi karena tumbuhnya penyaluran kredit pemilikan rumah (KPR) 9,1%. (mkj/mkj)











































