Demikianlah disampaikan salah seorang karyawan VIP kepada detikFinance, Selasa (3/10/2017). Menurutnya, kondisi ramai tersebut terjadi baru pada hari ini.
"Baru hari ini ramai kayak gini," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pengunjung VIP, Abdullah Balweel, menyatakan penukaran dolar AS karena kebutuhan usaha, bukan aji mumpung dolar AS sedang menguat.
"Mau jual dolar untuk keperluan modal usaha perusahaannya," kata Abdullah yang tengah menunggu antrean.
Sementara itu, penukar lainnya bernama Nirwoto mengatakan butuh dolar AS untuk keperluan atasannya ke luar negeri.
"Mau beli dolar untuk keperluan bos nya yang akan ke Malaysia dan Thailand," kata pria asal Purworejo tersebut.
(mkj/hns)