General Manager AKKI Steve Marta menjelaskan, penurunan kartu yang beredar terjadi di Industri. "Ini karena adanya pembersihan kartu yang tidak aktif, atau kartu yang sudah lama tidak dipakai, karena kartu tidur itu juga berisiko kan," kata Steve saat dihubungi detikFinance, Selasa (10/10/2017).
Dia menjelaskan, bank memang rutin melakukan pembersihan jumlah kartu kredit yang tidak aktif ini. Jika kartu secara rata-rata selama tiga bulan tidak digunakan, maka kartu tersebut dihitung tidak aktif.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia menjelaskan, jika tidak digunakan maka bank akan memberikan opsi untuk menonaktifkan kartu.
Mengutip data alat pembayaran menggunakan kartu (APMK) BI, per Januari jumlah kartu kredit tercatat 17,49 juta, kemudian Februari 17,52 juta, Maret 17,59 juta, April 17,66 juta.
Memasuki Mei jumlah kartu turun jadi 17,22 juta. Pada Juni jumlah kartu 16,77 juta. Lalu Juli 16,85 juta dan masuk ke Agustus jumlah kartu 16,88 juta keping. (ang/ang)











































