Follow detikFinance
Rabu 11 Oct 2017, 12:09 WIB

Asosiasi: Jumlah Kartu Kredit Menyusut Bukan Karena Daya Beli Turun

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Asosiasi: Jumlah Kartu Kredit Menyusut Bukan Karena Daya Beli Turun Foto: Ari Saputra
Jakarta - Penurunan jumlah kartu kredit beredar dari Januari ke Agustus 2017 terjadi karena bank melakukan cleaning atau pembersihan kartu yang tidak digunakan.

General Manager Asosiasi Kartu Kredit Indonesia (AKKI) Steve Marta menjelaskan, berkurangnya kartu kredit beredar bukan karena penurunan daya beli.

"Ini terjadi karena bank membersihkan kartu-kartu yang non aktif. Secara accounting kartu itu tidak digunakan bertransaksi satu rupiah pun dalam waktu tiga bulan," kata Steve saat dihubungi detikFinance, Rabu (11/10/2017).

Menurut Steve, pembersihan kartu non aktif dilakukan oleh bank agar tidak menjadi kartu dormant. "Karena kartu kredit yang tidak digunakan itu juga berisiko," imbuh dia.

Dari data alat pembayaran menggunakan kartu (APMK) BI pada awal 2017 jumlah kartu kredit tercatat 17,49 juta keping, namun Agustus 2017 kartu kredit tercatat 16,89 juta keping.

Kemudian total nilai transaksi kartu kredit sampai Agustus 2017 tercatat Rp 196,16 triliun atau tumbuh sekitar 6,2% dibandingkan Agustus 2016 sebesar Rp 184,6 triliun.

Dengan volume transaksi hingga Agustus 2017 tercatat 216,13 juta transaksi tumbuh dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya 199 juta transaksi. (ang/ang)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed