Jumlah Kartu Kredit di RI Menurun, Ini Penyebabnya

Jumlah Kartu Kredit di RI Menurun, Ini Penyebabnya

Eduardo Simorangkir - detikFinance
Rabu, 18 Okt 2017 14:07 WIB
Jumlah Kartu Kredit di RI Menurun, Ini Penyebabnya
Foto: Ari Saputra
Jakarta - Jumlah kartu kredit yang beredar di Indonesia mengalami penurunan. Awal 2017 jumlah kartu kredit tercatat 17,49 juta keping, namun Agustus kartu kredit tercatat 16,89 juta keping.

Head of Customer Value Management, Card Products and Proposition of HSBC Indonesia, Dewi Tuegeh, mengatakan hal ini lebih dikarenakan adanya ketentuan Bank Indonesia (BI) yang membatasi kepemilikan jumlah kartu kredit untuk penghasilan tertentu.

"Saya lihat trennya mungkin itu lebih karena ada pembatasan. Kalau dulu sebelum 2013 enggak ada limitasi berapa jumlah kartu kredit yang boleh dipunya konsumen. Setelah dikeluarkan BI, kalau pendapatan di bawah Rp 10 juta cuma boleh punya dua kartu kredit, nah itu agak melambat sih (pertumbuhan jumlahnya)," katanya saat ditemui di The Lounge XXI Plaza Senayan, Jakarta, Rabu (18/10/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya, jumlah kartu kredit yang diterbitkan oleh HSBC sampai hari ini masih mengalami pertumbuhan, namun memang ada perlambatan yang disebabkan aturan BI tadi. Namun dia menolak karena adanya pengaruh dari pelemahan daya beli. Pasalnya transaksi penarikan masih mengalami pertumbuhan positif dan penggunaan kartu kredit untuk liburan juga tumbuh pesat.

"Kalau lihat dari travel fair kami sih enggak ya (penurunan daya beli). Tetap saja mereka beli-beli. Travel ini jadi salah satu top three spending kami," ungkapnya.

Namun demikian, Dewi mengakui, kartu kredit tak lagi selalu menjadi opsi orang mendapatkan pinjaman. Makin banyaknya produk perbankan turut mempengaruhi permintaan pembuatan kartu kredit yang ada.

"Makin banyak produk perbankan yang jadi opsi masyarakat. Misalnya tabungan kami bisa digunakan untuk ambil pinjaman, kami punya produk itu jauh lebih fleksibel dari pada kartu kredit," pungkasnya. (eds/wdl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads