Dalam rapat dewan gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) disimpulkan bahwa pelemahan nilai tukar dikarenakan faktor eksternal. Khususnya yang berasal dari AS.
Pelemahan ini juga tidak hanya dialami oleh rupiah, namun juga mata uang di banyak negara lainnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam catatan BI, rupiah secara rata-rata menguat pada September 2017, meskipun melemah di akhir bulan. Secara rata-rata harian selama bulan September Rupiah cenderung menguat sebesar 0,27% menjadi Rp 13.307 per dolar AS.
"Bank Indonesia akan tetap melakukan langkah-langkah stabilisasi nilai tukar sesuai nilai fundamentalnya dengan tetap menjaga bekerjanya mekanisme pasar," kata Dody. (mkj/dna)











































