Follow detikFinance
Kamis 19 Oct 2017, 20:17 WIB

BI: Kita Tak Akan Membiarkan Rupiah Bergerak Terlalu Liar

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
BI: Kita Tak Akan Membiarkan Rupiah Bergerak Terlalu Liar Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Nilai tukar rupiah terus mengalami pelemahan terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Dari data BI di Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) hari ini Rp 13.525 per dolar AS melemah 7 poin dibandingkan hari sebelumnya Rp 13.514 per dolar AS.

Seperti dikutip dari Reuters, (19/10/2017), posisi tertinggi dolar AS sempat tercatat di Rp 13.526 dan terendah di 13.506.

Menanggapi hal tersebut, Asisten Gubernur BI Dody Budi Waluyo menjelaskan BI akan tetap ada di pasar sepanjang nilai tukar tidak sesuai dengan fundamentalnya dan volatilitasnya tinggi.

"Ya kita akan membiarkan rupiah tidak bergerak terlalu liar," kata Dody dalam konferensi pers di Gedung BI, Jakarta, Kamis (19/10/2017).

Dody menjelaskan, saat ini tidak ada perubahan fundamental di perekonomian Indonesia yang membuat nilai tukar rupiah terdepresiasi. "Jadi kalau rupiah terdepresiasi itu karena faktor global," imbuh dia.

Pelemahan yang terjadi pada akhir bulan juga dialami oleh hampir seluruh mata uang dunia sebagai dampak dari meningkatnya ekspektasi kenaikan suku bunga, normalisasi kebijakan moneter serta rencana reformasi pajak di AS.

Bank Indonesia akan tetap melakukan langkah-langkah stabilisasi nilai tukar sesuai nilai fundamentalnya dengan tetap menjaga bekerjanya mekanisme pasar.

(mkj/mkj)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed